by : A.Yutimma Hasya IX - C
Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa ASEAN, mengapa tidak ?
Bahasa Indonesia, bahasa persatuan bangsa kita yang patut kita
banggakan. Berbagai suku berbeda bahasa yang ada di Indonesia bisa disatukan dan
berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia.
Ya, mengapa tidak kita mendukung Bahasa Indonesai menjadi bahasa
ASEAN ? Indonesia sebagai ketua ASEAN memiliki bahasa yang cupuk terkenal dan mudah
dipelajari, sehingga sempat diusulkan menjadi Bahasa ASEAN. Hal ini banyak didukung
oleh bangsa lain maupun bangsa Indonesia sendiri.
Ide ini banyak didukung karena Bahasa Indonesia sangat mudah
untuk dipelajari. Pelafalannya sangat sederhana, begitu pula dengan penulisannya,
apabila dibandingkan dengan bahasa yang lain. Bayangkan saja, apabila bahasa yang
lebih rumit seperti Bahasa Jepang dan Bahasa Jerman saja diminati dan dikuasai banyak
orang, apalagi Bahasa Indonesia yang bisa dibilang mudah ?
Selain itu, penduduk Indonesia sangat dominan di wilayah ASEAN,
jumlahnya mencapai satu per tiga dari jumlah total penduduk wilayah ASEAN. Maka
dari itu, pasti sangatlah mudah untuh mensosialisasikan dan membiasakannya.
Dan disamping itu, Bahasa Indonesia demikian populer, bahkan
diluar wilayah ASEAN. Banyak negara di wilayah lain yang sudah mempelajari Bahasa
Indonesia. Bahkan, di Australia, Bahasa Indonesia sudah menjadi Bahasa Terpopuler
ke-4. Bahkan anak-anak setingkat kelas VI SD sudah banyak yang mahir berbicara menggunakan
Bahasa Indonesia.
Semoga gagasan untuk Bahasa Indonesia menjadi Bahasa ASEAN dapat
terwujud suatu saat nanti dan mengharumkan nama Indonesia. Dan semoga dengan ini,
kita sebagai Bangsa Indonesia bisa lebih menghargai dan mencintai Bahasa
Indonesia. Jangan sampai, bangsa lain lebih mencintai Bahasa Indonesia, daripada
kita sebagai bahasa Bangsa Kita sendiri.


Tidak ada komentar: