dan
setiap waktu engkau memberikan semangat kepadaku
bukan
setumpuk emas yg engkau harapkan padaku
bukan
setumpuk harta yang engkau mau dariku
bukan
sebuah harapan ingin mendapat balasan
tapi
harapannya agar diriku sukses dan bahagia
aku
hanya seorang manusia yang lemah
yang
membutuhkan kekuatan darimu
kekuatan
cinta kasihmu
kekuatan
yg melebihi dari apapun
jika
ada kata yg lebih bearti dari kata terima kasih
aku
pasti akan mengatakanya padamu
karena
aku akan berbuat apapun kepadamu
walau
itu menaruhkan nyawaku
karya : Pina Fauziah
Mengapa bumi semakin panas ?
Bumi semakin panas di akibatkan oleh
pemanasan global yg di sebabkan oleh manusia. pemanasan global adalah suatu
proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut, daratan bumi dan terjadinya pemanasan
global di akibatkan oleh penipisan
lapisan ozon.
Mengapa terjadinya penipisan lapisan
ozon ?
Penipisan lapisan ozon diakibatkan
oleh pemakian ac,kulkas dan yang paling menyumbang besar akan penipisan lapisan
ozon yaitu pemakaian parfume.
Parfum merupakan zat
pengharum badan yangmengandung chloro
fluoro karbon (CFC). CFC adalah zat yang dapat merubahozon menjadi oksigen.
Diantara penghasil CFC lainnya seperti AC, kulkas, dll parfum
adalah penyumbang besar CFC. Hal tersebut berarti parfum memiliki kontribusi
besar dalam pemanasan global dan penipisan lapisan ozon
Nah itulah hal yang fatal dilakukan oleh manusia yaitu
pemakaian parfume.memang parfume membuat tubuh kita wangi,menambah percaya diri
kita tetapi parfume memanaskan bumi kita.
apakah anda mau bumi kita panas karena parfume????
selain itu faktor yang
membuat bumi kita semakin panas adalah:
·penebangan pohon secara liar
·penggunaan kendaraan
·mengkomsumsi rokok
·polusi udara,air dan tanah
·penggunaan AC dan kulkas
·menyalakan lampu di siang hari
·efek rumah kaca
itulah dari beberapa faktor yang membuat bumi kita
semakin panas.
cara mengatasi terjadinya
pemanasan global :
·tanamlah pohon dalam setiap
kesempatan.
·kurangi pemakaian ac dan kulkas
·matikan lampu bila tidak terpakai
·kurangi pemakaian kendaraan
·berbuatlah positive terhadap bumi
kita
dan kurangilah pemakaian parfume yang menyumbang besar
terhadap pemanasan global atau
membuat bumi kita semakin
panas.
ayo berbuat positive kepada bumi kita karena bumi adalah
tempat tinggal kita yang tak seharusnya panas seperti saat ini.
By : A.Yutima Hasya IX-C
Berkah Hijab, Berkah Muslimah
Hijab, penutup aurat keindahan kaum hawa. Hijab adalah nama lain
dari jilbab atau kerudung. Hijab wajib dikenakan oleh perempuan yang menganut agama
islam, untuk menutupi aurat, khususnya rambut, telinga, leher, dan dada. Islam mewajibkan
perempuan untuk menutupi auratnya karena perempuan adalah bentuk keindahan ciptaan
Allah swt., maka dari itu, keindahan tersebut harus ditutupi agar tidak menggoda
kaum Adam.
Hijab yang dulu terkesan kuno dan terlalu fanatik, sekarang sudah
berubah di mata dunia. Dengan warna, motif, terkstur, aksesori, dan cara pemakaian
yang sudah semakin beragam dan semakin kreatif, hijab menjadi trend dunia. Bahkan
sekarang sudah banyak fashion show khusus para hijabers, yang merupakan wanita pengguna
hijab, di kota besar yang sering menciptakan mode fashion dunia, seperti di Paris
dan Tokyo.
Siapa bilang memakai hijab itu ketinggalan jaman ? Kata siapa
memakai hijab itu kampungan ? Seharusnya muslimah bangga mengenakannnya, karena
itu adalah bukti sebagai muslimah sejati. Selain itu, hijab membuat perempuan lebih
dihargai dan dijauhkan dari lingkungan yang tidak baik, Insya Allah..
Dan perlu kita tahu bahkan kita banggakan, Indonesia adalah salah
satu bangsa yang paling inovatif dalam mengembangkan gaya berhijab. Itu menyebabkan
Indonesia menjadi salah satu kiblat dunia dalam trend berhijab.
Maka dari itu, seharusnya sebagai kaum muslimah apalagi di wilayah
Indonesia, sudah tidak ada alasan untuk tidak mengenakan hijab. Selain bisa mengikuti
trend, keamanan diripun akan lebih terjamin. Alasan belum siap atau takut sulit
mendapatkan pekerjaan sudah tidak bisa diterima. Hijab adalah kewajiban. Jika para
muslimah bisa mengenakan seragam yang diwajibkan oleh lembaga pemerintah, mengapa
tidak dengan hijab yang diwajibkan oleh agama ? Jika pekerjaan akan sukses melalui
ikhtiar dan doa, apa hal yang membuat hijab menyulitkan pekerjaan ? Sesungguhnya,
perintah Allah sangat utama dan tidak akan merugikan umat yang mengimaninya.
Karya: Renaldy Saleh N.
IX-C
Manasik Haji di SMPN 26 Bandung
Baru-baru ini, hari Sabtu, tanggal 8 November
2014 telah diadakan Pendidikan dan Pelatihan Manasik Haji di SMPN 26 Bandung. Kegiatan
ini didukung banyak pihak, termasuk oleh Departemen Agama Kota Bandung, karena kegiatan
ini mendorong para siswa untuk lebih mendalami dan mengerti bagaimana proses haji
dan umroh.
Kegiatan ini juga disambut antusias oleh para
murid. Banyak persiapan yang dilakukan. Setiap murid memakai syal dan bendera dengan
warna yang dipilih melalui kesepakatan kelas. Syal dan bendera tersebut sangat beragam.
Dengan warna yang berbeda masing-masing kelas, bahkan ada yang dibordir dengan nama
kelas dan nama masing-masing siswa, dan ada pula yang dibentuk pita dengan motif
kotak-kotak.
Pembukaannya sangatlah khidmat. Dengan dipandu
MC yang sangat piawai dalam membawakan acara, yang tidak lain merupakan salah satu
guru teladan yang mengajar di mata pelajaran Bahasa Indonesia, dan sambutan dari
alumni yang menjadi ketua komite SMPN 26. Ditambah dengan Talbiyah yang sangat mengharukan
yang dibawakan oleh salah seorang guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di
SMPN 26 Bandung. Momentum ini sangat syahdu, membuat sebagian murid tersentuh bahkan
sampai meneteskan air mata.
Setelah itu, banyak kegiatan yang dilakukan.
Sang pemandu menjelaskan lokasi terlebih dahulu, lalu kami pun dibimbing untuk melakukan
tawaf dengan properti tiruan kakbah secara bergantian. Para guru pun turut melaksanakan
proses tawaf. Setelah proses ini selesai, kami pun menuju ke tempat air zam-zam
untuk minum dan istirahat. Setelah itu, kami dibimbing untuk melakukan praktek Sa'i.
Setelah semua proses selesai, masing-masing
kelas berfoto bersama dengan wali kelasnya. Lalu, kami pun berkumpul di lapangan
untuk menyaksikan penghargaan kepada siswa terbaik dan kelas terbaik dalam pelaksanaan
Pendidikan dan Pelatihan Manasik Haji.
Kegiatan ini bisa dibilang sangat sukses. Kegiatan
ini membuat siswa belajar dengan cara yang berbeda dan menyenangkan. Diakhir acara,
semua peserta pun berdoa, semoga suatu saat bisa berkunjung ke mekkah yang sesungguhnya.
Aamiin ya rabbal Alaamiin.
by : A.Yutimma Hasya IX - C
Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa ASEAN, mengapa tidak ?
Bahasa Indonesia, bahasa persatuan bangsa kita yang patut kita
banggakan. Berbagai suku berbeda bahasa yang ada di Indonesia bisa disatukan dan
berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia.
Ya, mengapa tidak kita mendukung Bahasa Indonesai menjadi bahasa
ASEAN ? Indonesia sebagai ketua ASEAN memiliki bahasa yang cupuk terkenal dan mudah
dipelajari, sehingga sempat diusulkan menjadi Bahasa ASEAN. Hal ini banyak didukung
oleh bangsa lain maupun bangsa Indonesia sendiri.
Ide ini banyak didukung karena Bahasa Indonesia sangat mudah
untuk dipelajari. Pelafalannya sangat sederhana, begitu pula dengan penulisannya,
apabila dibandingkan dengan bahasa yang lain. Bayangkan saja, apabila bahasa yang
lebih rumit seperti Bahasa Jepang dan Bahasa Jerman saja diminati dan dikuasai banyak
orang, apalagi Bahasa Indonesia yang bisa dibilang mudah ?
Selain itu, penduduk Indonesia sangat dominan di wilayah ASEAN,
jumlahnya mencapai satu per tiga dari jumlah total penduduk wilayah ASEAN. Maka
dari itu, pasti sangatlah mudah untuh mensosialisasikan dan membiasakannya.
Dan disamping itu, Bahasa Indonesia demikian populer, bahkan
diluar wilayah ASEAN. Banyak negara di wilayah lain yang sudah mempelajari Bahasa
Indonesia. Bahkan, di Australia, Bahasa Indonesia sudah menjadi Bahasa Terpopuler
ke-4. Bahkan anak-anak setingkat kelas VI SD sudah banyak yang mahir berbicara menggunakan
Bahasa Indonesia.
Semoga gagasan untuk Bahasa Indonesia menjadi Bahasa ASEAN dapat
terwujud suatu saat nanti dan mengharumkan nama Indonesia. Dan semoga dengan ini,
kita sebagai Bangsa Indonesia bisa lebih menghargai dan mencintai Bahasa
Indonesia. Jangan sampai, bangsa lain lebih mencintai Bahasa Indonesia, daripada
kita sebagai bahasa Bangsa Kita sendiri.